empty
 
 
23.10.2026 12:57 AM
Analisis Harga DXY. Proyeksi. Penurunan Imbal Hasil Treasury AS Menghalangi Dolar Menarik Pembeli

This image is no longer relevant

Imbal hasil obligasi pemerintah AS terus menurun setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam beberapa tahun. Hal ini, dikombinasikan dengan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan level suku bunga pada pertemuan minggu depan, membuat para pembeli dolar mengambil sikap lebih berhati-hati. Pada saat yang sama, pelaku pasar memperhitungkan probabilitas kira-kira sebesar 90% untuk kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Desember. Risiko inflasi yang terkait dengan kenaikan harga minyak, bersama dengan ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan, mendukung dolar sebagai mata uang safe haven dan membatasi penurunan DXY.

This image is no longer relevant

Terkait situasi di Timur Tengah: Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan bahwa Teheran siap untuk kembali memberi kesempatan bagi jalur diplomasi jika AS menunjukkan ketertarikan yang tulus untuk mencapai penyelesaian. The New York Times melaporkan bahwa AS dan Israel telah menyiapkan rencana untuk kemungkinan rangkaian serangan baru terhadap Iran yang dapat dilakukan setelah pemilu paruh waktu AS. Dalam kondisi seperti ini, para pelaku pasar sebaiknya berhati-hati ketika membuka posisi jual baru pada indeks dolar (DXY).

Trader juga sebaiknya mengambil sikap wait and see menjelang rangkaian agenda penting minggu depan. Berikan perhatian khusus pada hasil pertemuan dua hari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang akan berakhir pada 28 Oktober. Panduan tambahan mungkin datang dari indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) dan estimasi awal PDB AS kuartal III, yang keduanya akan dirilis Kamis depan. Data tersebut berpotensi memengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed secara signifikan dan memberikan dorongan arah pergerakan bagi DXY.

Dalam jangka pendek, gambaran teknikal belum memberi keyakinan bagi kubu bear karena indeks masih berada di atas simple moving average (SMA) periode 200 dan SMA periode 100, meskipun telah sedikit terkoreksi ke bawah SMA 20 hari. Untuk melanjutkan tren naik, indeks ini perlu kembali menembus dan bertahan di atas SMA 20 hari. Breakout yang jelas ke atas level tersebut akan membuka peluang berlanjutnya kenaikan dan pengujian level yang lebih tinggi. Di sisi bawah, support terdekat berada di 101,40, dengan exponential moving average (EMA) 50 hari di sekitar 101,00 tepat di bawahnya. Oscillator untuk saat ini masih bernada positif, dan kubu bull belum siap untuk menyerah.

Tabel di bawah ini menunjukkan kinerja dolar terhadap mata uang utama selama tujuh hari terakhir. Penguatan terbesar terjadi terhadap yen Jepang.

This image is no longer relevant

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.