Lihat juga
Struktur gelombang pada grafik empat jam untuk EUR/USD kini menjadi lebih kompleks. Tidak ada keraguan mengenai validitas segmen tren naik (grafik bawah) yang dimulai pada bulan Januari tahun lalu. Sebaliknya, telah terbentuk struktur korektif A-B-C yang utuh, dan mungkin sudah selesai. Namun, peristiwa terkini terkait Federal Reserve dan kebijakannya kembali memengaruhi struktur gelombang saat ini, menjadikannya lebih rumit. Perlu diperhatikan bahwa latar belakang berita dan struktur gelombang sering saling bertentangan, sehingga penyesuaian pun diperlukan.
Struktur gelombang kini telah berubah menjadi formasi yang lebih kompleks. Gelombang C telah membentuk pola tiga gelombang, sementara gelombang berikutnya diidentifikasi sebagai gelombang D. Keseluruhan segmen tren yang dimulai pada 27 Januari tersebut mungkin membentuk struktur korektif lima gelombang: A-B-C-D-E. Jika asumsi ini benar, maka gelombang D telah selesai, dan pada tanggal 21 Agustus, EUR/USD memasuki fase pembentukan gelombang E; titik terendah gelombang ini diperkirakan akan berada di bawah titik terendah gelombang C di level 1,1325. Saat ini, posisi instrumen tersebut sudah sangat dekat dengan level tersebut, dan di bawah level itulah formasi gelombang E yang diperkirakan tadi dapat selesai kapan saja.
Periode Paling Menantang bagi Euro Masih Menanti di Depan
EUR/USD kembali turun sebesar 90 basis poin pada hari Kamis. Upaya untuk menjelaskan kelanjutan penguatan mata uang AS—yang terjadi hampir setiap hari—kemungkinan besar tidak akan menghasilkan jawaban yang pasti. Selalu ada berbagai kemungkinan penjelasan, tetapi mustahil untuk memastikan faktor-faktor spesifik mana yang sebenarnya mendorong permintaan pasar terhadap dolar. Saat ini, pandangan para ekonom cenderung seragam. Hampir semuanya menyoroti peningkatan ketegangan geopolitik (meskipun hal ini tidak sepenuhnya berlaku jika dikaitkan dengan Timur Tengah) serta retorika yang lebih hawkish dari para pejabat The Fed pada bulan September (sesuatu yang dampaknya sudah diantisipasi pasar selama hampir sebulan). Faktor-faktor tersebut tentu saja dapat mendukung permintaan terhadap mata uang AS. Namun, kecil kemungkinan ada pihak yang memperkirakan penurunan tajam pada EUR/USD pasca-pertemuan The Fed, mengingat pasangan mata uang ini memang sudah mengalami penurunan bahkan sebelum pertemuan tersebut berlangsung.
Hari ini, pasar akan menyoroti laporan pasar tenaga kerja dan tingkat pengangguran AS, serta data inflasi dari Uni Eropa. Saat ini, signifikansi Indeks Harga Konsumen di kawasan euro tampaknya terbatas, mengingat pasar tidak bereaksi bahkan terhadap dua putaran pengetatan kebijakan moneter ECB. Jika pasar tidak merespons suku bunga ECB, lantas seberapa pentingkah inflasi bagi pasar? Situasi berbeda terjadi pada pasar tenaga kerja AS, karena sekitar 50% dari penguatan dolar belakangan ini secara khusus berkaitan dengan pandangan hawkish The Fed. Oleh karena itu, angka Nonfarm Payrolls yang lemah atau tingkat pengangguran yang tinggi pada akhirnya dapat meredam momentum pihak penjual. Namun, perlu diingat bahwa dalam beberapa minggu terakhir, pasar membeli mata uang AS bukan karena adanya kemungkinan besar pengetatan pada bulan Oktober ataupun dalam jangka waktu yang lebih panjang. Probabilitas pengetatan kebijakan moneter pada bulan Oktober justru menurun menyusul pernyataan John Williams dan lemahnya indeks PCE.
Berdasarkan analisis EUR/USD, pasangan mata uang ini masih berada dalam fase korektif tren global A-B-C-D-E. Jika asumsi ini benar, penurunan harga akan berlanjut menuju target di bawah titik terendah gelombang C pada level 1,1325. Skenario ini sebelumnya dianggap sebagai alternatif, dan seandainya bukan karena pertemuan The Fed, skenario ini akan tetap menjadi opsi cadangan. Namun, The Fed memberikan kejutan yang membuat pasar tidak memiliki pilihan selain melakukan aksi beli mata uang AS secara besar-besaran. Kendati demikian, aksi beli tersebut telah berlangsung selama beberapa minggu, meskipun tidak ada faktor baru yang mendukung penguatan dolar. Membuka posisi short dalam situasi berita seperti ini tidak disarankan; sebaliknya, langkah antisipasi untuk pembalikan arah sebaiknya dipersiapkan.
Pada time frame yang lebih besar, terlihat adanya fase penurunan tren yang membentuk pola A-B-C-D-E. Akibatnya, EUR/USD berpotensi terus turun melampaui titik terendah gelombang C, sementara struktur internal gelombang E kemungkinan akan membentuk pola impuls lima gelombang.
Prinsip-Prinsip Utama Analisis: