empty
 
 
17.09.2026 09:49 AM
GBP/USD. Analisis Harga. Prakiraan. Bank of England Kemungkinan Menahan Suku Bunga tetapi Memberi Sinyal Risiko Kenaikan pada November

This image is no longer relevant

Pada hari Kamis, pasangan GBP/USD memasuki fase konsolidasi bearish di bawah level psikologis 1,3400. Para investor bersikap hati-hati dan menahan diri untuk membuka posisi baru menjelang keputusan suku bunga Bank of England.

BoE diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan September. Karena itu, perhatian sebaiknya tertuju pada sinyal-sinyal berikutnya mengenai arah kebijakan, terutama dengan harga energi yang lebih tinggi akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Saat ini pasar memperkirakan sekitar 80% kemungkinan kenaikan suku bunga pada November — yang akan menjadi kenaikan pertama dari empat kenaikan yang diantisipasi dalam setahun ke depan. Namun, proyeksi dan pernyataan BoE dapat berdampak signifikan pada sterling dan memberi dorongan arah yang jelas bagi GBP/USD.

Beberapa pihak memperkirakan BoE akan mempertahankan suku bunga saat ini, tetapi memberi sinyal adanya risiko kenaikan pada November.

Analis MUFG/BTMU memperkirakan BoE akan mengambil keputusan yang mereka sebut sebagai "cukup hawkish" sambil tetap mempertahankan status quo: bank kemungkinan akan menggunakan pernyataannya untuk "mengisyaratkan probabilitas kenaikan pada November jika harga energi tetap tinggi." Hasil pemungutan suara diperkirakan akan berada di kisaran 6–3, meski MUFG/BTMU mencatat bahwa pembagian suara yang lebih ketat, misalnya 5–4, bisa menjadi kejutan, terutama karena Deputy Governor Clare Lombardelli mungkin bergabung dengan kubu yang berbeda pendapat.

Secara keseluruhan, MUFG/BTMU memperkirakan sebagian besar anggota MPC masih akan memilih pendekatan "tunggu dan lihat" meskipun masih ada kemungkinan pengetatan lebih lanjut tahun ini.

Dengan latar belakang berbagai agenda bank sentral, dolar AS sedang terkonsolidasi dekat titik tertinggi akhir Juli, yang memberikan semacam batas bawah bagi pasangan ini dan mencegah penurunan yang lebih dalam. Meski demikian, nada hawkish Federal Reserve yang dipadukan dengan risiko terkait Timur Tengah mendukung dolar sebagai aset lindung nilai dan membatasi upaya pemulihan GBP/USD yang lebih besar.

This image is no longer relevant

Pada hari Rabu, The Fed menyampaikan kenaikan suku bunga sebesar 25 bps seperti yang diperkirakan dan menegaskan bahwa satu kenaikan lagi kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Ketegangan antara AS dan Iran tetap menjadi sorotan, menyoroti risiko geopolitik yang terus mendukung dolar sebagai aset aman. Arah paling mudah bagi GBP/USD masih turun, dan setiap upaya lonjakan kemungkinan akan menghadapi tekanan jual.

Dari sisi teknikal, penembusan harga baru-baru ini di bawah Simple Moving Average (SMA) 200 hari dan 100 hari yang penting mengonfirmasi bias bearish dan menyarankan kehati-hatian bagi pembeli agresif.

Dalam jangka pendek, pasangan ini tetap bearish, diperdagangkan di bawah SMA 200 hari di 1,3455. Kuotasi spot juga telah kembali turun di bawah SMA 100 hari, sehingga membatasi potensi kenaikan. Support terdekat adalah level terendah bulan September, dengan level support berikutnya di 1,3340. Oscillator berada di wilayah negatif, mengonfirmasi keunggulan pihak penjual dan bahwa arah dengan hambatan paling kecil tetap mengarah ke bawah.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.