empty
 
 
12.08.2026 09:25 AM
Pasar saham pada 12 Agustus: S&P 500 dan NASDAQ ditutup bervariasi

Kemarin, indeks saham ditutup beragam. S&P 500 naik sebesar 0,48%, sementara Nasdaq 100 turun 0,60%. Dow Jones Industrial Average melemah 0,34%.

This image is no longer relevant

Indeks saham Asia menguat, sementara kontrak berjangka saham AS juga sedikit pulih, didorong oleh kinerja laba emiten teknologi yang kuat dan kembali menarik investor ke tema perdagangan AI. Indeks Kospi, yang kerap menjadi barometer sentimen investasi di sektor AI, melonjak 4%, dengan saham Samsung Electronics dan SK Hynix naik sekitar 7%. Indeks MSCI Asia Pacific yang lebih luas menguat 0,7%, sementara indeks teknologi Asia naik 2,6%.

Laporan laba perusahaan menjadi pendorong utama optimisme pasar. CoreWeave melonjak 16% pada perdagangan sesi diperpanjang setelah belanja AI yang kuat mendorong pertumbuhan penjualan melampaui ekspektasi. Super Micro Computer menguat 7,6% pada perdagangan setelah jam bursa berkat proyeksi pendapatan yang melampaui perkiraan analis. Hasil-hasil ini membantu kontrak berjangka Nasdaq 100 naik 0,3%, sementara saham Eropa diperkirakan akan dibuka cenderung netral.

Di sisi lain, harga minyak melanjutkan reli stabil di tengah kebuntuan negosiasi. Brent naik 0,6% menjadi $89,45 per barel, memperpanjang kenaikan ke hari keenam berturut-turut, yang merupakan rangkaian penguatan terpanjang sejak April. Kenaikan ini terjadi di tengah indikasi bahwa AS dan Iran mempertegas posisi mereka dalam pembicaraan Selat Hormuz yang telah lama tertunda, meskipun menteri pertahanan Pakistan menyatakan bahwa para pihak "hampir mencapai semacam kesepakatan".

Semua ini mengindikasikan bahwa dengan setiap hari yang berlalu tanpa adanya solusi, kegelisahan pasar terus meningkat secara bertahap. Pelaku pasar semakin khawatir bahwa kedua pihak justru mengajukan tuntutan yang menambah kerumitan dan, pada akhirnya, mengurangi peluang tercapainya kesepakatan yang dapat dijalankan dalam waktu dekat.

Kehati-hatian mendominasi pasar mata uang dan surat utang. Yen bergerak nyaris datar di kisaran 159,40 per dolar, dengan investor memantau ketat potensi pergerakan menuju level kunci 160 yang dapat memicu intervensi baru dari otoritas Jepang. Dolar melemah terhadap sebagian besar mata uang G10. Pasar Treasury stabil, dengan imbal hasil acuan obligasi 10 tahun hampir tidak berubah di sekitar 4,69%. Emas pulih dari penurunan hari Selasa, menguat 0,7% ke kisaran $4.400 per ons.

Peristiwa utama hari ini adalah rilis data indeks harga konsumen AS. Laporan tersebut diperkirakan akan menunjukkan meredanya tekanan dari biaya energi setelah lonjakannya dalam beberapa bulan segera setelah dimulainya perang dengan Iran. Berdasarkan perkiraan median ekonom, angka utama diperkirakan akan menunjukkan kenaikan 0,1% pada Juli setelah penurunan 0,4% pada bulan sebelumnya. Data yang lebih lemah berpotensi meredakan sebagian kekhawatiran setelah tiga anggota FOMC memilih menentang keputusan untuk mempertahankan suku bunga pada Juli dan mengadvokasi kenaikan suku bunga.

This image is no longer relevant

Terkait kondisi teknikal S&P 500, tugas utama pembeli hari ini adalah menembus level resistance terdekat di $7.737. Keberhasilan menembus level ini akan mendukung kelanjutan kenaikan dan membuka peluang pergerakan menuju $7.756. Sama pentingnya bagi kubu bullish adalah mempertahankan kontrol di atas $7.774, yang akan memperkuat posisi pembeli. Jika terjadi pergerakan turun di tengah menurunnya selera risiko, pembeli harus mempertahankan area $7.718. Penembusan di bawah level tersebut berpotensi dengan cepat mendorong instrumen ini kembali ke $7.698 dan membuka jalan menuju $7.678.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.