empty
 
 
11.08.2026 02:57 PM
Rangkuman Berita Pasar AS untuk 11 Agustus 2026

Data ketenagakerjaan AS yang lemah dan laporan keuangan korporasi yang kuat mendorong S&P 500 ke rekor tertinggi baru

This image is no longer relevant

Peningkatan tak terduga dalam pemutusan hubungan kerja pada bulan Juli memicu reli signifikan di pasar saham AS, mendorong indeks S&P 500 kembali mencetak rekor penutupan baru. Pelaku pasar menafsirkan lemahnya indikator makroekonomi sebagai sinyal positif bagi kebijakan moneter, dengan harapan bahwa pelemahan pasar tenaga kerja akan mendorong Federal Reserve untuk secara definitif menghentikan kenaikan suku bunga dan mempertahankannya pada level saat ini.

Pendorong fundamental lain bagi kenaikan pasar adalah kinerja kuat yang dilaporkan selama musim pelaporan keuangan korporasi yang sedang berlangsung. Hasil keuangan yang dipublikasikan menunjukkan laju pertumbuhan laba perusahaan tertinggi sejak kuartal kedua 2021, dengan 86% emiten melampaui perkiraan awal analis, menegaskan kemampuan adaptasi bisnis yang kuat. Ikuti tautan untuk detail lebih lanjut.

Penurunan peringkat dari Jefferies dan pembatalan pengembangan yang menjanjikan menekan saham Apple dalam perdagangan pra-pasar

This image is no longer relevant

Saham Apple menghadapi tekanan jual, turun 1,2% dalam perdagangan pra-pasar. Tren negatif ini dipicu oleh aksi analis di bank investasi Jefferies yang menurunkan peringkat saham raksasa teknologi tersebut, ditambah laporan mengenai pembatalan rencana ambisius untuk iPhone berbahan kaca sepenuhnya. Investor khawatir bahwa mundurnya perusahaan dari konsep-konsep inovatif, bersamaan dengan meningkatnya risiko geopolitik dan regulasi, dapat membatasi pertumbuhan pendapatan perusahaan.

Ketegangan tambahan di sektor teknologi muncul setelah publikasi hasil uji coba chip memori dari produsen asal Tiongkok, CXMT. Situasi terkait pasokan komponen semikonduktor utama dan potensi gangguan logistik meningkatkan ketidakpastian di antara mitra Apple, mendorong investor untuk lebih berhati-hati dalam menilai saham-saham di sektor perangkat keras. Ikuti tautan ini untuk informasi lebih lanjut.

Indeks saham AS menutup pekan dengan kenaikan kuat menjelang rilis data inflasi terbaru

This image is no longer relevant

Penurunan tajam dalam probabilitas pengetatan kebijakan moneter lanjutan oleh Fed mendorong pasar saham AS mencatat kenaikan mingguan yang kuat. Dalam lima sesi perdagangan, S&P 500 naik 3,6% dan kembali mencetak rekor tertinggi baru, sementara Nasdaq yang sarat saham teknologi melonjak 5,2%. Penyesuaian ulang ekspektasi pasar ini terjadi setelah data ketenagakerjaan bulan Juli turun di luar perkiraan, yang oleh para investor dipandang sebagai sinyal jelas melambatnya perekonomian.

Kini, fokus utama pelaku pasar beralih ke rilis rangkaian data makroekonomi terkait inflasi yang akan datang, yang diperkirakan akan mengonfirmasi atau justru membantah tren yang mulai terlihat tersebut. Jika data menunjukkan tekanan inflasi yang mereda, momentum bullish di Wall Street berpeluang berlanjut. Memantau kinerja S&P 500 dan reaksi pasar terhadap laporan keuangan emiten akan paling mudah dilakukan melalui InstaTrade. Ikuti tautan berikut untuk informasi lebih lanjut.

Irina Maksimova,
Analytical expert of InstaTrade
© 2007-2026

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.