Lihat juga
Pengujian harga di 1,3350 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD baru mulai bergerak turun dari level nol, sehingga mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk melakukan penjualan pound. Akibatnya, pasangan tersebut turun sebesar 25 pip.
Namun, kemudian pound Inggris menguat dengan tajam dan dolar AS melemah, yang dikaitkan dengan faktor geopolitik dan pernyataan Trump terkait situasi di Timur Tengah.
Hari ini di Inggris, sejumlah indikator makroekonomi akan dirilis, yang dapat berdampak signifikan terhadap nilai tukar mata uang nasional. Pada paruh pertama hari, data mengenai perubahan produk domestik bruto (PDB), produksi industri, dan neraca perdagangan barang akan dipublikasikan. Sayangnya, proyeksi para analis untuk indikator-indikator ini tidak memberikan banyak harapan—angka yang lemah diperkirakan akan muncul. Dalam kondisi seperti ini, membicarakan potensi kenaikan signifikan pound Inggris tampaknya masih terlalu dini. Data PDB yang lemah dapat menjadi sinyal perlambatan atau bahkan stagnasi ekonomi Inggris, yang pada akhirnya melemahkan kepercayaan investor dan menurunkan daya tarik mata uang nasional. Tren negatif dalam produksi industri juga kecil kemungkinan akan mendukung penguatan pound, karena produksi industri merupakan salah satu komponen utama aktivitas ekonomi negara.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Saya berencana membeli pound hari ini saat mencapai titik masuk di sekitar 1,3417 (garis hijau pada grafik) dengan target kenaikan ke level 1,3455 (garis tebal hijau pada grafik). Di titik 1,3455, saya berniat keluar dari pasar dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan sebesar 30–35 pip dari titik masuk. Pound hanya dapat diantisipasi menguat hari ini jika data yang dirilis kuat. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 1,3393, ketika indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikkan naik di pasar. Kenaikan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 1,3417 dan 1,3455.
Skenario #1: Saya berencana menjual pound hari ini setelah pembaruan level di 1,3393 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan tajam pada pasangan mata uang tersebut. Target utama bagi penjual akan berada di 1,3355, tempat saya berencana menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah (dengan ekspektasi pergerakan 20–25 pip ke arah sebaliknya dari level tersebut). Tekanan pada pound dapat kembali kapan saja. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada 1,3417, saat indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan mata uang dan memicu pembalikkan turun di pasar. Penurunan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 1,3393 dan 1,3355.
Garis tipis hijau – level masuk untuk membuka posisi beli pada instrumen trading;
Garis tebal hijau – level harga perkiraan untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan keuntungan secara manual, karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini;
Garis tipis merah – level masuk untuk membuka posisi jual pada instrumen trading;
Garis tebal merah – level harga perkiraan untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan keuntungan secara manual, karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini;
Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.
Catatan: Trader pemula di pasar forex harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan masuk. Menjelang rilis laporan fundamental besar, sebaiknya tidak masuk pasar agar tidak terjebak dalam fluktuasi tajam. Jika Anda memutuskan untuk tetap trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan modal yang baik dan trading dengan volume besar.
Dan ingat, untuk trading yang sukses, Anda memerlukan rencana trading yang jelas seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.