empty
 
 
04.05.2026 08:03 AM
Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 4 Mei

Dolar AS kembali menguat terhadap euro, pound, dan aset berisiko lainnya, yang mengindikasikan aksi beli secara hati-hati di tengah ketidakpastian di Timur Tengah.

Hari ini, mata uang Eropa berpotensi mendapatkan dukungan pada paruh pertama sesi. Hal ini dapat ditopang oleh publikasi sejumlah indikator makroekonomi penting. Secara khusus, data Manufacturing PMI di Zona Euro dijadwalkan akan dirilis. Hasil positif untuk indikator ini secara tradisional diartikan pasar sebagai sinyal yang baik bagi perekonomian kawasan, yang pada gilirannya dapat memperkuat posisi euro.

Selain itu, Sentix Investor Confidence Index akan memberikan gambaran mengenai sentimen investor. Namun, indikator ini diperkirakan akan menunjukkan dinamika negatif, mencerminkan meningkatnya pesimisme di kalangan pelaku pasar terhadap prospek ekonomi Eropa.

Peristiwa penting hari ini adalah pertemuan Eurogroup. Hasil diskusi dalam pertemuan ini berpotensi memberi dampak signifikan pada pasar. Perhatian khusus akan tertuju pada pernyataan tokoh-tokoh penting, termasuk Presiden Bundesbank, Joachim Nagel. Komentarnya mengenai situasi di Timur Tengah, harga energi, dan kebijakan moneter dapat menjadi penentu arah pergerakan euro selanjutnya. Setiap isyarat mengenai kemungkinan perubahan suku bunga atau langkah dukungan lain dari European Central Bank akan dianalisis secara cermat oleh para investor.

Terkait pound, paruh pertama hari ini tampak sebagai kesempatan bagi para pembeli sterling. Ketiadaan laporan makroekonomi penting dari Inggris mengurangi potensi kejutan negatif yang dapat membebani sentimen pelaku pasar. Ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pihak yang menginginkan penguatan pound untuk mengambil inisiatif dan berupaya mengembalikan momentum bullish bagi pasangan tersebut.

Apabila data yang dirilis sejalan dengan ekspektasi ekonom, lebih baik mengambil posisi berdasarkan strategi Mean Reversion. Jika data ternyata jauh lebih tinggi atau jauh lebih rendah dibanding perkiraan ekonom, maka strategi Momentum akan menjadi pilihan yang paling tepat.

Strategi Momentum (Breakout):

Untuk Pasangan EUR/USD

  • Beli saat breakout di 1,1737, yang dapat mendorong penguatan euro ke level 1,1753 dan 1,1773;
  • Jual saat breakout di 1,1720, yang dapat memicu penurunan euro ke level 1,1685 dan 1,1657;

Untuk Pasangan GBP/USD

  • Beli saat breakout di 1,3605, yang dapat mendorong penguatan pound ke level 1,3632 dan 1,3668;
  • Jual saat breakout di 1,3580, yang dapat memicu penurunan pound ke level 1,3550 dan 1,3510;

Untuk Pasangan USD/JPY

  • Beli saat breakout di 157,05, yang dapat mendorong penguatan dolar ke level 157,40 dan 157,93;
  • Jual saat breakout di 156,60, yang dapat memicu aksi jual dolar hingga level 156,30 dan 156,03;

Strategi Mean Reversion (Pullback):

This image is no longer relevant

Untuk Pasangan EUR/USD

  • Pertimbangkan untuk menjual setelah false breakout di atas 1,1738 saat harga kembali turun di bawah level ini;
  • Pertimbangkan untuk membeli setelah false breakout di bawah 1,1717 saat harga kembali naik ke level ini;
This image is no longer relevant

Untuk Pasangan GBP/USD

  • Pertimbangkan untuk menjual setelah breakout gagal di atas 1,3598 dan harga kembali turun di bawah level ini;
  • Pertimbangkan untuk membeli setelah breakout gagal di bawah 1,3570 dan harga kembali naik ke level ini;
This image is no longer relevant

Untuk Pasangan AUD/USD

  • Pertimbangkan jual setelah false breakout di atas 0,7222 ketika harga kembali turun di bawah level ini;
  • Pertimbangkan beli setelah false breakout di bawah 0,7202 ketika harga kembali naik ke level ini;
This image is no longer relevant

Untuk Pasangan USD/CAD

  • Pertimbangkan untuk menjual setelah breakout gagal di atas 1,3598 dan harga kembali turun di bawah level ini;
  • Pertimbangkan untuk membeli setelah breakout gagal di bawah 1,3579 dan harga kembali naik ke level ini;

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.