empty
 
 
28.04.2026 02:05 PM
Jerman menentang anggaran Uni Eropa senilai €1,8 triliun

Sementara itu, seiring tekanan risk-on perlahan kembali — didorong oleh situasi di Timur Tengah dan pertemuan bank sentral — para pemimpin Uni Eropa menggelar pembahasan substantif pertama mengenai isu sensitif lainnya: anggaran tujuh tahun berikutnya dari blok tersebut.

This image is no longer relevant

Menurut sejumlah laporan, rencana yang diajukan oleh Komisi Eropa tahun lalu dengan nilai total €1,8 triliun, berpotensi memicu kembali perdebatan lama mengenai prioritas pengeluaran dan siapa yang seharusnya menanggung biayanya. Secara historis, beban biaya ini sebagian besar ditanggung oleh Jerman, namun saat ini tampaknya bukan waktu yang tepat untuk menambah beban pengeluaran pada negara itu.

Menjelang diskusi yang berlangsung pekan lalu di Siprus, negara-negara anggota UE yang lebih kaya, yang berperan sebagai penyumbang bersih anggaran, kembali mengungkapkan kritik terhadap ukuran paket yang diusulkan. Anggaran ini akan mengatur pengeluaran UE dari tahun 2028 hingga 2034. Negara-negara penyumbang mengekspresikan kekhawatiran atas pengeluaran yang dianggap terlalu besar dan meminta penjelasan yang lebih mendalam mengenai rencana pembagian dana.

Pembicaraan di Siprus malah menyoroti adanya perpecahan yang mendalam di antara anggota terkait masa depan keuangan blok ini. Di satu sisi, Komisi Eropa menekankan pentingnya investasi besar untuk menangani masalah mendesak seperti perubahan iklim, transformasi digital, dan keamanan. Sebaliknya, beberapa ekonomi terkuat di blok ini mencemaskan meningkatnya belanja keseluruhan dan meminta pengawasan yang lebih ketat terhadap aliran dana.

Perselisihan utama tetap seputar pembagian tanggung jawab keuangan. Secara historis, Jerman dan negara-negara besar zona euro lainnya menjadi sponsor utama, namun kondisi ekonomi saat ini dan kebutuhan untuk mendukung prioritas baru menuntut pendekatan yang lebih adil dan seimbang. Situasi ini mendorong pencarian alternatif pendanaan baru dan peninjauan praktik yang telah mapan demi menjamin keberlanjutan dan perkembangan UE.

Pejabat Eropa juga mengungkapkan kritik terhadap proposal Komisi yang ingin menghapus mekanisme rabat untuk negara-negara kaya seperti Jerman, Belanda, Swedia, Denmark, dan Austria.

Usulan lain yang menimbulkan perdebatan adalah rencana untuk meningkatkan penerimaan melalui pungutan di tingkat UE guna membantu membayar obligasi yang dikeluarkan selama proses pemulihan pasca-COVID. Presiden Prancis Emmanuel Macron menilai bahwa utang UE yang terakumulasi selama pandemi COVID harus direstrukturisasi dan blok ini perlu menerbitkan utang baru — pandangan yang tidak disepakati oleh negara-negara seperti Jerman.

Komisi juga berusaha untuk merancang anggaran UE dengan menekankan pada prioritas seperti pertahanan dan peningkatan daya saing. Mengingat kesenjangan investasi yang masih ada antara UE dan AS, menyelaraskan program baru dengan kebutuhan abad ke-21 mungkin akan menjadi salah satu fokus utama blok ini.

Gambaran teknikal, EUR/USD

Mengenai situasi teknikal EUR/USD saat ini, para pembeli perlu mempertimbangkan bagaimana cara menembus level 1,1730. Hanya dengan begitu, pengujian level 1,1762 dapat dilakukan. Dari titik tersebut, potensi pergerakan menuju 1,1791 akan terbuka, tetapi mencapainya tanpa dukungan dari pelaku pasar besar akan cukup sulit. Target terjauh berada di level tertinggi 1,1822. Jika terjadi penurunan hanya sampai kisaran 1,1700, saya memperkirakan akan ada aksi signifikan dari pembeli besar. Jika tidak ada minat di area tersebut, sebaiknya menunggu pembaruan level terendah di 1,1670 atau membuka posisi panjang di 1,1640.

Gambaran teknikal, GBP/USD

Untuk tampilan teknis GBP/USD saat ini, para pembeli pound perlu melewati batas resistance yang terdekat di 1,3530. Dengan cara itu, sasaran 1,3550 akan menjadi mungkin, tetapi untuk menembus level tersebut akan cukup menantang. Target paling jauh terletak di sekitar 1,3585. Jika terjadi penurunan, pihak bearish akan berusaha merebut dominasi di 1,3500. Apabila mereka sukses, pelanggaran dalam area ini akan menjadi pukulan berat bagi posisi bullish dan mendorong GBP/USD menuju ke level terendah di 1,3475, dengan kemungkinan berlanjut ke 1,3445.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.