Lihat juga
Uji harga di 159.20 bertepatan dengan periode ketika indikator MACD bergerak cukup jauh di bawah level nol, sehingga membatasi potensi penurunan pasangan tersebut. Karena alasan ini, saya tidak menjual dolar.
Dialog awal antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran yang dimaksudkan untuk meredakan ketegangan dan menyelesaikan isu-isu mendesak telah menemui kegagalan. Secara realistis, tidak banyak yang berharap kedua negara bisa mencapai kesepakatan di percobaan pertama, atau salah satu pihak akan mundur dalam masalah-masalah krusial. Meskipun demikian, meski terlihat gagal, penting untuk menyadari bahwa jalur diplomasi masih belum sampai pada titik buntu. Perkembangan ini justru mengindikasikan bahwa solusi sederhana untuk kebuntuan yang berkepanjangan ini sangat tidak mungkin. Diperlukan pendekatan baru yang lebih matang, dan mungkin lebih lama, untuk menjembatani perbedaan yang ada.
Di tengah situasi yang tidak menguntungkan ini, pasar keuangan global bereaksi cepat. Dolar AS, yang biasanya dijadikan aset aman di saat ketidakpastian global, dengan wajar menguat terhadap yen. Para investor, yang merasa khawatir akan kemungkinan peningkatan konflik lebih lanjut dan efek negatifnya bagi ekonomi Jepang, memilih untuk meningkatkan kepemilikan mereka dalam mata uang AS, yang pada akhirnya mengakibatkan penguatan nilainya dibandingkan yen. Ada kemungkinan besar tren kenaikan ini akan terus berlanjut, sehingga lebih bijaksana untuk mencari kesempatan beli saat terjadi perbaikan dan penurunan dalam pasangan USD/JPY.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika harga menyentuh titik entry sekitar 159,75 (garis hijau pada grafik), dengan target pergerakan ke 160,13 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Pada level 160,13, saya berencana menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 30–35 pip berlawanan arah dari level tersebut). Sebaiknya kembali melakukan pembelian pada saat koreksi dan penurunan tajam USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 159,51 sementara indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan ini dan berpotensi memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan menuju level berlawanan di 159,75 dan 160,13 dapat diantisipasi.
Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 159,51 diperbarui (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama penjual akan berada di level 159,17, di mana saya berencana menutup posisi jual dan langsung membuka posisi beli berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Sebaiknya melakukan penjualan pada level setinggi mungkin. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 159,75 sementara indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan ini dan berpotensi memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan menuju level berlawanan di 159,51 dan 159,17 dapat diantisipasi.