empty
 
 
30.01.2026 12:55 AM
DXY: Kekhawatiran Tentang Independensi The Fed dan Ketidakpastian Ekonomi Melemahkan Dolar

This image is no longer relevant

Indeks Dolar AS (DXY), yang memantau performa dolar terhadap sejumlah mata uang, saat ini menghadapi tekanan dan berada pada angka yang belum terlihat sejak Februari 2022.

Sesuai dengan prediksi, Federal Reserve AS memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga pada hari Rabu. Namun, dua anggota dewan, Stephen Moore dan Christopher Waller, mengungkapkan ketidaksetujuan mereka terhadap rencana pemotongan lebih lanjut sebesar 25 basis poin.

Dalam sesi wawancara setelah rapat, Ketua Fed Jerome Powell menekankan bahwa inflasi masih jauh di atas target 2%, menunjukkan sikap yang cenderung ketat. Namun, pernyataan tegas ini memberikan dukungan yang minim untuk dolar di tengah berbagai faktor negatif yang terkumpul. Para pelaku pasar percaya bahwa Fed akan mempertahankan kebijakan yang ada setidaknya sampai akhir kuartal, dan mungkin hingga masa jabatan Powell berakhir pada Mei, meskipun ada harapan pasar untuk dua kali pemotongan suku bunga pada tahun 2026.

Penyelidikan kriminal terhadap Powell dan meningkatnya tekanan untuk mengeluarkan Gubernur Fed Lisa Cook mencerminkan risiko terhadap otonomi Fed. Selain itu, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang muncul dari kebijakan Presiden Donald Trump, beserta tren global untuk mengurangi ketergantungan pada dolar, mengukuhkan pandangan pesimistis dalam jangka pendek mengenai dolar AS.

Semua faktor yang disebutkan telah menjadi penyebab utama dalam penurunan dolar AS. Kondisi fundamental mendukung posisi bearish, mengindikasikan kemungkinan penurunan lebih lanjut dalam nilai dolar dalam waktu dekat.

Selanjutnya, dari sudut pandang teknis, osilator pada grafik harian menunjukkan sinyal negatif dan telah meninggalkan zona jenuh jual, yang mendukung proyeksi negatif.

Tabel di bawah ini menggambarkan perubahan persentase nilai dolar AS terhadap mata uang utama hari ini, menunjukkan kekuatan paling besar terhadap yen Jepang.

This image is no longer relevant

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.